PepsiCo Indonesia Gandeng Banyak Pihak Atasi Sampah Plastik, Ajak Semua Menuju Ekonomi Sirkular

Hernowo Anggie
2 Min Read

CosmoMagazine – Sampah plastik masih jadi salah satu masalah besar di Indonesia. Dari botol, kantong, sampai kemasan makanan, banyak yang berakhir di tempat pembuangan atau bahkan di laut. Nah, kabar baiknya, semakin banyak pihak yang serius turun tangan untuk cari solusi.

Salah satunya adalah PepsiCo Indonesia. Meski baru meresmikan pabrik pertamanya di Indonesia, perusahaan minuman dan makanan global ini langsung tancap gas ikut membantu mengurangi sampah, khususnya plastik berlapis (multi-layered plastics/MLP) yang terkenal susah diolah.

PepsiCo Indonesia tidak bekerja sendirian. Mereka bermitra dengan Indonesia Packaging Recovery Organization (IPRO), Bali Waste Cycle (BWC), serta didukung penuh oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Fokusnya? Menerapkan konsep Extended Producer Responsibility (EPR), yaitu tanggung jawab produsen terhadap kemasan produknya setelah dipakai konsumen.

Dalam acara media briefing dan talk show yang digelar pada 26 Agustus, PepsiCo Indonesia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, dari swasta, pemerintah, hingga media. Harapannya, langkah bersama ini bisa bikin sistem pengelolaan sampah jadi lebih terukur, bertanggung jawab, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kerja sama ini bukan sekadar soal mengolah sampah, tapi juga bagaimana kita membangun kebiasaan baru, sistem baru, dan cara pandang baru menuju ekonomi sirkular,” begitu kurang lebih pesan yang disampaikan dalam acara tersebut.

Ekonomi sirkular sendiri adalah sistem di mana barang dan material dipakai kembali, diolah, dan dimanfaatkan sebanyak mungkin, alih-alih sekali pakai lalu dibuang. Dengan cara ini, sampah bisa berkurang drastis, dan lingkungan lebih terjaga.

Lewat forum diskusi ini, PepsiCo Indonesia berharap masyarakat luas juga ikut sadar dan mau berperan. Karena pada akhirnya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah, mengurangi plastik sekali pakai, hingga mendukung produk ramah lingkungan.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar