Bali Fashion Trend 2025 menjadi momen penting bagi label Debz untuk kembali menegaskan posisinya di peta mode Indonesia. Bertempat di Hotel Onyx Resort, Bali, desainer batik kontemporer Debby Fauziyanto mempersembahkan koleksi terbarunya bertajuk NusaZen—sebuah eksplorasi gaya yang memadukan identitas budaya dengan pendekatan modern yang relevan dengan gaya hidup urban masa kini.Sejak mendirikan Debz pada 2015, Debby Fauziyanto dikenal konsisten menghadirkan batik dalam interpretasi kontemporer. Lulusan Fashion Design & Merchandising Marketing dari San Francisco ini telah menorehkan kiprah di berbagai panggung mode nasional dan internasional, termasuk Jakarta, Bali, Singapura, dan Australia. Penghargaan Best Designer di ajang Australian Supermodel of the Year (ASOTY) 2023 semakin mengukuhkan reputasinya sebagai desainer yang sukses membawa wastra Nusantara ke level global.Melalui NusaZen, Debz menghadirkan koleksi streetwear dengan siluet tailored yang diperkaya permainan asimetris berani. Material semi-wool bergaris, denim berkarakter tegas, katun ringan, dan batik berpadu menciptakan tampilan yang dinamis. Terinspirasi dari energi Harajuku, koleksi ini tampil urban dan ekspresif dengan palet warna hitam, putih, navy, serta sentuhan merah sebagai aksen modern yang kuat.Pada Bali Fashion Trend 2025, Debz juga berkolaborasi dengan brand sepatu BUCCHERI dalam presentasi bertema sustainable fashion. Berdiri sejak 1988, BUCCHERI dikenal sebagai salah satu brand alas kaki berkualitas di Indonesia. Dalam kolaborasi ini, Debz mengolah sisa kain batik menjadi patchwork artistik yang diintegrasikan ke dalam koleksi BUCCHERI, mencerminkan komitmen bersama terhadap kreativitas dan keberlanjutan.Melengkapi rangkaian tersebut, Debz turut memperkenalkan koleksi CNY 2026 dengan palet merah ikonis yang menghadirkan nuansa festive, strong, dan refined. Dirancang agar selaras dengan karakter urban NusaZen, koleksi ini menjadi penutup yang menegaskan visi Debz dalam menciptakan karya yang modern, berkarakter, dan tetap berakar pada budaya.