Cosmo Magazine – Ada sesuatu yang berubah dari cara keluarga menikmati waktu bersama, yakni lebih sadar, lebih hadir, dan tentu saja, lebih bermakna. Hal ini terasa jelas di SAMANA Festival Bali 2026, festival keluarga yang kembali digelar pada 3–4 April 2026 di Nuanu Creative City, Bali.
Bertempat di ProEd Global School, SAMANA menghadirkan akhir pekan yang terasa ringan namun tetap terkurasi. Dari pukul 10.00 hingga 18.00 WITA, ratusan keluarga memenuhi area dengan energi yang sama: menikmati waktu bersama tanpa distraksi berlebihan.
Anak-anak bebas bergerak dari satu aktivitas ke aktivitas lain, seperti bermain di bouncy castle, larut dalam foam party, hingga duduk tenang di drawing corner atau mengikuti workshop kreatif. Di sisi lain, pengalaman seperti reptile dan animal encounters menghadirkan rasa ingin tahu yang nyata, bukan sekadar hiburan pasif.
Yang membuat SAMANA terasa berbeda adalah bagaimana orang tua tidak hanya hadir sebagai pendamping. Mereka ikut terlibat, berbaur, dan menjadi bagian dari pengalaman yang sama. Tidak ada batas yang kaku antara ruang bermain anak dan ruang santai orang tua, semuanya mengalir dalam satu ritme.
Area food market dan ruang istirahat pun dirancang tanpa mengganggu dinamika tersebut. Memberi jeda, tanpa benar-benar memutus momen.
Menurut Ida Ayu Astari Prada, Brand and Communications Director Nuanu Creative City, pendekatan ini memang menjadi dasar dari pengembangan kawasan.
Ruang tidak hanya diciptakan untuk digunakan, tetapi untuk memungkinkan interaksi yang terjadi secara alami.
Sebagai kawasan kreatif seluas 44 hektar di Bali, Nuanu Creative City terus memperluas definisi “ruang keluarga”.
Bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi ekosistem yang menyatukan eksplorasi, edukasi, seni, dan hiburan dalam satu pengalaman yang relevan dengan keluarga masa kini.
SAMANA 2026 bukan hanya festival. Ia terasa seperti pengingat bahwa waktu bersama, ketika dirancang dengan tepat, bisa menjadi sesuatu yang sederhana, namun tetap terasa penuh.

