Cosmo Magazine – Drama di rumah tangga seleb kembali jadi sorotan. Kali ini datang dari pasangan Uya Kuya dan Astrid Kuya.
Setelah rumah mewah mereka di Duren Sawit jadi sasaran penjarahan massa saat demo menolak kenaikan tunjangan DPR akhir Agustus lalu, Astrid akhirnya angkat suara lewat sebuah video emosional di Instagram.
Dengan mata berkaca-kaca, Astrid menegaskan bahwa rumah mewah yang dibangunnya bersama Uya bukan hasil dari uang rakyat, melainkan dari kerja keras mereka di dunia hiburan.
“Rumah itu hasil syuting dari pagi ketemu pagi. Nggak ada sepeser pun dari gaji atau tunjangan DPR,” ungkap Astrid sambil sesekali menyeka air mata.
Astrid mengaku hatinya remuk mendengar gosip yang beredar di media sosial. Ia merasa jadi korban fitnah ketika ada narasi yang menyebut Uya pernah meledek publik dengan ucapan “3 juta sehari.”
“Suami saya nggak pernah bilang begitu. Itu fitnah. Rasanya saya benar-benar dizalimi,” tutur Astrid.
Bahkan, ia sempat bertemu langsung dengan sejumlah orang yang ikut menjarah rumahnya. Di momen itu, Astrid menegaskan bahwa setiap sudut rumah tersebut berdiri dari hasil jerih payahnya dan Uya, bukan uang rakyat.
Meski rumahnya sudah dijarah, Astrid menegaskan dirinya tetap berkomitmen menjalankan amanah sebagai wakil rakyat di DPRD DKI Jakarta. Ia menekankan bahwa dana program dari pemerintah sepenuhnya disalurkan tanpa potongan.
“Setiap rupiah yang jadi hak masyarakat, kami turunkan langsung. Nggak ada dipotong sama sekali, karena itu amanat,” ujarnya dengan tegas.
Kasus penjarahan ini jelas jadi pukulan besar bagi keluarga Kuya. Apalagi Uya sendiri kini berstatus nonaktif dari DPR RI sejak 1 September 2025.
Namun di tengah ujian ini, Astrid berusaha berdiri tegak, membela keluarga sekaligus menjaga nama baiknya di mata publik.
Meski kerap jadi sasaran gosip dan cibiran netizen, pasangan ini memilih tetap fokus pada jalan yang mereka pilih, baik di dunia hiburan maupun politik.
