Pakar Kesehatan: Obat GLP-1 Bukan Jalan Pintas untuk Turun Berat Badan

Hernowo Anggie
1 Min Read

Cosmo Magazine –  Tren penurunan berat badan dengan bantuan obat GLP-1 (Glucagon-Like Peptide-1) makin populer, tapi pakar kesehatan menegaskan obat ini bukan solusi instan.

Dr. Waluyo Dwi Cahyono, SpPD-KEMD, FINASIM, menyebut GLP-1 bekerja menekan nafsu makan dan memperlambat pengosongan lambung. Namun, tanpa disiplin pola makan dan gaya hidup sehat, hasilnya tidak maksimal.

“Obat ini aman digunakan, tapi bukan tiket cepat untuk kurus. Tanpa kontrol makan, berat badan bisa naik lagi setelah terapi,” jelas Waluyo dalam peluncuran klinik obesitas digital Halofit dari Halodoc, Rabu (15/10/2025) di Jakarta.

Ia menambahkan, penggunaan GLP-1 dimulai dari dosis rendah, lalu ditingkatkan sesuai kebutuhan. Terapi dapat dihentikan saat target berat badan tercapai, asalkan kebiasaan sehat tetap dijaga. Tanpa itu, efek yoyo alias naik-turunnya berat badan akan tetap terjadi.

Dr. Waluyo juga menekankan pentingnya pengawasan medis. Efek samping seperti mual bisa muncul saat tubuh menyesuaikan dosis obat, sehingga evaluasi dokter diperlukan sebelum melanjutkan terapi.

Intinya, GLP-1 bisa menjadi alat bantu, tapi kunci keberhasilan tetap ada pada pola makan seimbang, olahraga teratur, dan perubahan gaya hidup jangka panjang. “Kalau malam-malam ngemil burger atau kentang goreng, GLP-1 tidak akan menolong,” tegasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar