CosmoMagazine – Grup musik The Daddys resmi merilis album terbaru bertajuk Badai Asmara. Band yang digawangi Don Papank, vokalis sekaligus pencipta lagu, Ebo (gitar), Anjas (bass), dan Datux (drum) itu menghadirkan sembilan lagu pop dengan lirik sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari hari.
Meski baru dirilis kurang dari sepekan di berbagai platform digital, Badai Asmara mendapat sambutan positif. Album ini telah mencatat lebih dari 75 ribu penayangan di kanal resmi YouTube The Daddys, dan cuplikannya di TikTok ditonton lebih dari 200 ribu kali.
“Jadi memang lagu di album ini menceritakan tentang cinta dan asmara dan kehidupan yang menjadi dasar dari kehidupan manusia. Jadi penuh nuansa, letupan letupan asmara,” ujar Don Papank.
Sembilan track yang tersaji di album ini adalah lagu lagu yang dipilih dari puluhan materi yang mereka ciptakan. Menurut Don, seluruh lagu yang masuk merupakan karya terbaik The Daddys.
“Jadi semua hits kita keluarkan di album Badai Asmara ini. Di lagu lagu yang kita udah bikin ada puluhan, kita seleksi sampai yang paling hits, muncullah sembilan lagu. Yang dijadikan hits pertama adalah lagu Masih Ingatkah Kamu,” ungkapnya.
Don Papank mengatakan bahwa lagu Masih Ingatkah Kamu dipilih sebagai andalan karena mengangkat kisah yang dekat dengan kehidupan banyak orang, khususnya mereka yang sudah berkeluarga.
“Karena banyak orang yang sudah berkeluarga, pas lagi buka handphone tiba tiba nggak sengaja lihat mantannya. Jadi masih teringat, masih ingatkah kamu cerita asmara kita. Itu seperti sebuah kenangan dan kayaknya dirasakan orang yang sudah berkeluarga,” tuturnya.
Sebelum merilis album penuh, The Daddys lebih dulu memperkenalkan 3 single, yakni Hey Kamu, Main Gila, dan Istriku Sayang. Respons positif terhadap ketiga lagu tersebut menjadi alasan mereka akhirnya meluncurkan album Badai Asmara.
“Kita sudah rilis single dulu. Hey Kamu, lalu Main Gila, lalu lagu Istriku Sayang yang paling banyak dapat perhatian. Sekarang saatnya kita launch album. Jadi memang tiga single dulu, baru sekarang album,” papar Don Papank.
Lewat album Badai Asmara, The Daddys ingin lagu-lagu mereka yang mengangkat kisah cinta, keluarga, dan kehidupan sehari hari dapat diterima oleh penikmat musik dari berbagai kalangan, khususnya usia 18 hingga 45 tahun.
