Advertisement
Iklan dapat dilewati dalam 5
Dr. Mathi Arasu Muthusamy, Medical Director dan Fertility Specialist

Memahami Infertilitas dan IVF

Hernowo Anggie
4 Min Read
Dr. Mathi Arasu Muthusamy, Medical Director dan Fertility Specialist

CosmoMagazine – Tidak ada perjalanan yang sama bagi setiap pasangan dalam meraih kehamilan. Ada yang berjalan mulus, namun banyak pula yang harus menghadapi proses panjang dan penuh harapan. Pertanyaan dan kegelisahan mengenai kesuburan seringkali menyisakan beban mendalam, dan sayangnya, masih jarang ada ruang aman untuk membicarakannya secara terbuka tanpa stigma atau rasa bersalah.

Melihat kebutuhan itu, Stomp & Stride menghadirkan acara eksklusif bertajuk “Tentang Kesuburan, Tentang Anda: Memahami Kesuburan & Menentukan Langkah”. Sebuah sesi interaktif yang tidak hanya berfungsi sebagai forum edukasi, tetapi juga sebagai wadah dukungan emosional dan medis bagi pasangan yang tengah berjuang.

“Di era modern, kita perlu semakin berani membuka percakapan soal fertilitas. Semakin banyak yang memahami, semakin banyak pula pasangan yang bisa menemukan solusi yang tepat. Kami berharap sesi ini menjadi ruang yang aman dan langkah awal untuk membawa lebih banyak harapan bagi mereka yang sedang berjuang,” ujar Ivon Thomas, perwakilan Stomp & Stride selaku penyelenggara acara. 

Di tengah masyarakat, topik infertilitas masih sering dianggap tabu atau semata-mata diyakini sebagai “masalah pihak perempuan.” Padahal, penyebab kesulitan hamil sangat beragam dan membutuhkan evaluasi menyeluruh dari kedua belah pihak.

Dr. Mathi Arasu Muthusamy, Medical Director dan Fertility Specialist
Dr. Mathi Arasu Muthusamy, Medical Director dan Fertility Specialist

Sebagai bentuk komitmen menghadirkan perspektif dan solusi global, acara ini berkolaborasi dengan GenPrime Everlink Fertility Centre Kuala Lumpur, Malaysia. Sesi utama diisi secara eksklusif oleh Dr. Mathi Arasu Muthusamy, Medical Director dan Fertility Specialist yang memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang Kedokteran Reproduksi.

Membawakan topik utama “Memahami Infertilitas dan IVF”, Dr. Mathi Arasu yang memiliki spesialisasi mendalam pada In Vitro Fertilisation (IVF) dan Infertilitas Faktor Pria (Male Factor Infertility) hadir untuk membongkar mitos dan memberikan panduan medis yang valid.

Menjawab pandangan bahwa IVF adalah “jalan terakhir” yang menakutkan, Dr. Mathi Arasu menegaskan pentingnya pemahaman yang tepat. “IVF bukan sekadar jalan terakhir, namun ini adalah perawatan medis teruji yang sangat membantu, terutama bagi pasangan dengan masalah seperti tuba tersumbat, PMOS, atau infertilitas yang belum terjelaskan. Kesalahpahaman terbesar lainnya adalah bahwa infertilitas murni masalah perempuan. Faktanya, hampir 40% kasus dipengaruhi oleh faktor pria. Kesuburan adalah tanggung jawab bersama, dan kedua belah pihak harus dievaluasi serta didukung secara setara.”

Dr. Mathi Arasu juga membagikan bagaimana teknologi fertilitas saat ini berkembang pesat untuk memberikan perawatan yang sangat personal. “Inovasi seperti Ovarian PRP, Embryo Glue, dan tes ERA dirancang untuk menargetkan tantangan spesifik, seperti memperbaiki respons sel telur atau mendukung implantasi. Selain itu, pengujian genetik seperti PGT memungkinkan kami menyeleksi embrio untuk menekan angka keguguran. Ini sangat krusial, khususnya bagi wanita di atas usia 35 tahun atau pasangan dengan riwayat keguguran berulang,” kata Dr. Mathi Arasu.

Keberhasilan program kehamilan tidak hanya ditentukan oleh intervensi medis di ruang operasi, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari. “Langkah sederhana namun sangat berdampak: berhenti merokok, jaga berat badan sehat, dan kelola stres. Obesitas dan rokok dapat menurunkan kualitas sel telur serta sperma secara drastis. Kami juga menyadari bahwa IVF adalah perjalanan emosional, sehingga menjaga kesehatan mental dan manajemen stres berhubungan langsung dengan tingkat keberhasilan perawatan,” jelas Dr. Mathi Arasu.

Menutup sesinya, Dr. Mathi Arasu memberikan pesan penguatan bagi para peserta yang hadir. “Infertilitas bukanlah akhir dari perjalanan, dan ini hanyalah sebuah tantangan di tengah jalan. Jangan menunda terlalu lama untuk mencari bantuan medis. Dengan sains modern, sebagian besar pasangan bisa mencapai impian menjadi orang tua. Jangan pernah kehilangan harapan, impian kehadiran buah hati Anda mungkin selangkah lebih dekat dari yang Anda kira,” urainya.

Share This Article
Tidak ada komentar