Cosmo Magazine – Festival musik Pestapora 2025 yang berlangsung di Jakarta tahun ini diwarnai dinamika besar. Lebih dari 30 musisi dan band diumumkan batal tampil, mulai dari Hindia, .Feast, Navicula, The Panturas, hingga Silampukau.
Gelombang pembatalan ini diduga dipicu permasalahan sponsor yang dianggap bermasalah oleh sejumlah pihak. Akibatnya, banyak penampil memilih mundur sebagai bentuk sikap.
Menanggapi hal tersebut, jurnalis dan komika Soleh Solihun menyampaikan pandangannya melalui unggahan di media sosial. Menurutnya, keputusan band-band yang batal tampil harus dihormati, begitu juga dengan band yang tetap manggung.
“Kita harus menghormati keputusan mereka yang batal manggung. Kita juga harus menghargai Pestapora yang sudah meminta maaf dan mengakui kesalahannya,” tulis Soleh.

Ia menambahkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama penyelenggara agar lebih hati-hati dalam memilih sponsor. Musisi juga diimbau mencermati detail kerja sama yang berpotensi memicu konflik di kemudian hari.
Meski diwarnai kontroversi, festival tetap berlangsung dengan dukungan sejumlah band yang tetap tampil. Soleh berharap situasi ini tidak menimbulkan keributan lebih jauh.
“Musisi, penonton, dan penyelenggara adalah sama-sama warga,” tutupnya.
