WRATH”: Koleksi Lawless Jakarta yang Menyulut Perlawanan, Bukan Sekadar Gaya

Hernowo Anggie
2 Min Read

Cosmo Magazine — Wrath bukan hanya koleksi baru dari Lawless Jakarta, tapi manifesto dalam bentuk pakaian.

Terlahir dari kegelisahan atas kondisi sosial dan politik Indonesia hari ini, korupsi yang merampas hak rakyat, oligarki yang menguasai demokrasi, dan kebebasan berekspresi yang terus ditekan, Wrath mengajak publik untuk tidak sekadar mengenakan busana, tetapi menyuarakan sikap.

“Kami tidak percaya bahwa pakaian hanyalah tren. Bagi kami, pakaian adalah senjata. Seragam bagi mereka yang menolak tunduk,” tulis Lawless Jakarta dalam pernyataannya.

Setiap desain di koleksi Wrath membawa pesan perlawanan, melawan korupsi yang membelenggu, menolak fasisme yang tumbuh dari intoleransi, serta menentang otoritarianisme yang membatasi kebebasan berpikir.

Dengan gaya khas hardcore punk streetwear, koleksi ini ditujukan bagi komunitas yang hidup di jalanan, gigs musik, ruang kreatif, hingga keseharian, dan siapa pun yang percaya bahwa melawan berarti bertahan, dan bertahan berarti hidup.

Mengenakan Wrath bukan sekadar pilihan fashion, tapi pernyataan politik. Ini tentang keberpihakan pada kebebasan, tentang keberanian untuk menunjukkan bahwa kemarahan terhadap ketidakadilan bukanlah hal yang harus disembunyikan.

“Kemarahan bukan peristiwa singkat. Ia adalah cara hidup. Ada di kata-kata, di karya, di komunitas, dan kini juga di pakaian,” tegas Lawless Jakarta.

Koleksi Wrath telah resmi dirilis 13 Oktober 2025 melalui semua kanal penjualan Lawless Jakarta dan sejumlah reseller resmi, termasuk Dominion Store, Etaks Store, Hoop Store, Ingwie, Sugarcave, dan Witztr.

Ini bukan sekadar fashion statement. Ini seruan. Take your stand. Let out your WRATH.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar