Cosmo Magazine – Starbucks selalu punya cara unik untuk membuat dunia sedikit lebih hangat, dan kali ini, mereka melakukannya melalui program Global Community Impact Grants. Bersama PT Sari Coffee Indonesia, Starbucks Foundation memberikan lima hibah senilai total US$155.000 untuk organisasi nirlaba di Indonesia.
Organisasi yang menerima dukungan ini adalah:
-
GERKATIN – Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia, yang fokus pada inklusivitas, rasa memiliki, dan layanan kesehatan mental bagi komunitas tuna rungu. Starbucks juga mendukung kegiatan mereka lewat gerai Tata Puri Signing Store, di mana sebagian hasil penjualan disalurkan untuk pelajaran bahasa isyarat.
-
Habitat for Humanity Indonesia – Menyediakan perumahan layak huni beserta fasilitas sanitasi di Gresik, Jawa Timur, sekaligus melanjutkan kemitraan jangka panjang dengan Starbucks sejak 2019.
-
Indonesian Street Children Organization (ISCO) – Melalui program Indonesia Youth Rise, ISCO memberdayakan generasi muda dan orang tua muda di Jakarta, Medan, dan Surabaya dengan pendidikan, literasi keuangan, kewirausahaan, dan gizi. Starbucks pun sebelumnya telah berkolaborasi dengan ISCO dalam program Drop of Hope dan Books for the Future.
-
The Learning Farm – Inisiatif pertanian organik di Cianjur yang membekali pemuda rentan dengan keterampilan pertanian dan kesiapan kerja, sekaligus mendorong mobilitas ekonomi generasi muda.
-
Prestasi Junior Indonesia – Melalui Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP), ribuan siswa SMA di berbagai kota diajak mengasah keterampilan kewirausahaan mereka dan mewujudkan ide bisnis menjadi nyata.
Tidak hanya dana, para karyawan Starbucks di seluruh Indonesia juga ikut turun tangan sebagai sukarelawan. Mereka mengecat toilet layak bersama Habitat for Humanity, bermain dan belajar bersama anak-anak dampingan ISCO, bahkan menanam pohon kopi bersama The Learning Farm di Cianjur.
“Komitmen kami berakar pada keyakinan bahwa kemampuan kami bisa membawa perubahan positif. Program ini adalah wujud nyata kontribusi kami bagi komunitas lokal,” ujar Liryawati, COO PT Sari Coffee Indonesia.
Sejak diluncurkan pada 2022, Global Community Impact Grants telah berinvestasi lebih dari US$30 juta hingga 2030 untuk mendukung generasi muda, inklusivitas, layanan sosial, pengentasan kelaparan, dan akses air bersih. Di Indonesia, inisiatif ini telah menyentuh lebih dari 200 organisasi nirlaba, membuktikan bahwa Starbucks bukan sekadar kopi – tapi juga komunitas, peduli, dan penuh aksi.
“Melalui Global Community Impact Grants, kami mendorong partner kami untuk mengangkat isu yang mereka pedulikan, dan kami mendukungnya secara nyata,” kata Brady Brewer, CEO International Starbucks.
Dari kelas kewirausahaan sampai kebersihan dan sanitasi, Starbucks dan PT Sari Coffee Indonesia menunjukkan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil, namun berdampak besar bagi masyarakat.
