Strategi Digital Cerdas Ayree, dari Kegagalan ke Kesuksesan Skincare Lokal

Hernowo Anggie
2 Min Read

Cosmo Magazine – Membangun bisnis skincare di tengah derasnya persaingan bukan perkara mudah.

Tapi buat Ayu Rianti, pendiri Ayree by Ayrianti, setiap kegagalan justru jadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih matang.

Sebelum dikenal lewat produk skincare-nya, Ayu lebih dulu mencoba peruntungan menjual produk anak-anak di Shopee.

Ia mengerjakan semuanya seorang diri, dari memotret produk, melayani pelanggan, sampai mengirimkan pesanan.

“Aku dulu usaha macam-macam. Alhamdulillah semuanya jalan,” katanya.

Namun langkah awal itu sempat terhenti. Usahanya kandas, dan Ayu harus memulai lagi dari nol.

Hingga akhirnya, bersama sang kakak, ia kembali membangun bisnis baru dengan strategi yang lebih matang. Kali ini, fokusnya jelas: memahami perilaku perempuan di dunia digital.

Dari riset selama hampir setahun, lahirlah Ayree by Ayrianti di tahun 2021. Ia berani menginvestasikan lebih dari Rp100 juta untuk mewujudkan lini skincare impiannya.

Produksi dilakukan secara maklon di pabrik berstandar di Jawa Barat, dengan jaminan uji mutu dan sertifikasi halal.

Kini, Ayree punya lebih dari 50 varian produk, mulai dari moisturizer, sunscreen, serum niacinamide dan retinol, toner, hingga saffron face mist. Harganya pun masih ramah kantong, berkisar Rp75 ribu hingga Rp175 ribu.

Lewat strategi digital yang agresif, Ayu bisa menjual 2.000–3.000 produk per bulan hanya lewat Shopee.

Ia juga rutin melakukan live selling dari pagi hingga malam, dengan satu sesi siaran langsung bisa menjual puluhan produk.

Selain itu, Ayree juga punya program membership untuk pelanggan setia dengan minimal pembelanjaan Rp250 ribu, serta promo produk gratis untuk meningkatkan engagement.

Menjelang akhir tahun, Ayu tengah bersiap menghadapi momen Harbolnas dengan berbagai promo menarik.

“Tantangan tahun ini cukup berat, tapi kami tetap optimistis,” ujarnya.

Perjalanan Ayree jadi pengingat bahwa strategi digital bukan sekadar soal algoritma, tapi soal memahami manusia di balik layar…

Yakni para perempuan yang ingin merasa cantik, percaya diri, dan dirawat dengan tulus.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar