Cosmo Magazine — Pasar smartphone global baru saja menunjukkan kejutan baru. Counterpoint Research merilis daftar ponsel terlaris untuk kuartal ketiga 2025, dan pendatang baru iPhone 17 Pro Max langsung mengamankan tempat di jajaran 10 besar, padahal perangkat ini baru beredar di pasaran sejak 19 September.
Dalam laporan Global Handset Model Sales Tracker edisi Q3 2025, Apple dan Samsung kembali menjadi dua pemain terkuat.
Masing-masing berhasil menempatkan lima perangkat di daftar 10 besar, dengan kontribusi gabungan sekitar 20% dari seluruh penjualan smartphone dunia pada periode tersebut.
Yang membuat daftar tahun ini makin menarik adalah kehadiran iPhone 17 Pro Max yang langsung melesat ke peringkat 10.
Performa itu terbilang impresif mengingat penjualannya hanya terhitung beberapa minggu dalam kuartal tersebut, dan stoknya pun sempat tersendat.
Lonjakan Penjualan Didukung Siklus Upgrade
Counterpoint mencatat bahwa iPhone 17 Pro Max bahkan menjadi model paling laris di bulan September 2025. Permintaan tinggi muncul terutama dari pengguna iPhone generasi masa pandemi COVID-19 yang akhirnya memutuskan melakukan upgrade.
Desain baru, kamera 48MP dengan 8x optical zoom, serta kehadiran chip A19 Pro yang lebih kencang dianggap menjadi pemicu daya tarik utama perangkat ini.
Sementara itu, posisi teratas daftar ponsel terlaris masih didominasi lini iPhone 16.
iPhone 16 mempertahankan status sebagai penjualan nomor satu global selama tiga kuartal berturut-turut, diikuti iPhone 16 Pro, 16 Pro Max, dan 16e di posisi kedua hingga keempat.
Samsung Kuat Lewat Galaxy A-Series
Dari kubu Android, Samsung menyumbang lima model yang semuanya berasal dari keluarga Galaxy A-series.
Galaxy A16 5G menjadi perangkat Android terlaris di kuartal ini, mengungguli varian 4G-nya.
Galaxy A36 dan A56 juga menunjukkan performa yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya, sebagian berkat penyematan fitur-fitur AI seperti Best Face dan Nightography yang sebelumnya eksklusif untuk jajaran flagship.
Galaxy A16 4G dan Galaxy A07 tetap menjadi primadona di negara-negara berkembang, mulai dari Amerika Latin hingga Timur Tengah dan Afrika, karena harga yang terjangkau dan kebutuhan pasar yang masih besar terhadap perangkat LTE.
Tren Menengah Tetap Mendominasi
Counterpoint memperkirakan bahwa kehadiran ponsel di segmen harga menengah akan terus kuat di daftar penjualan global.
Semakin banyak fitur berbasis GenAI ditanamkan ke perangkat kelas mid-range, membuat segmen ini kian menarik bagi konsumen yang menginginkan performa cerdas tanpa harga premium.
