43 Negara Bebas Visa untuk Paspor Indonesia di 2026: Traveling Jadi Makin Mudah

Karena dunia terasa lebih dekat, dan paspor Indonesia, perlahan tapi pasti, ikut membuka jalan.

Hernowo Anggie
3 Min Read

Cosmo Magazine – Kabar baik untuk para pencinta perjalanan: paspor Indonesia kini memberi akses ke lebih banyak destinasi dunia.

Per Januari 2026, pemegang paspor RI bisa bepergian ke 43 negara tanpa visa, ditambah puluhan negara lain dengan skema visa on arrival dan electronic travel authorization (eTA).

Menurut Passport Index 2026, paspor Indonesia berada di peringkat ke-59 dunia dengan mobility score 91.

Artinya, semakin banyak pintu negara yang terbuka, tanpa perlu drama antre visa panjang dan dokumen berlapis.

Bebas Visa: Liburan Tanpa Ribet

Sebanyak 43 negara memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI. Beberapa di antaranya bahkan menawarkan durasi tinggal yang cukup panjang, ideal untuk slow travel atau extended vacation.

Destinasi favorit yang masuk daftar ini antara lain:

  • Thailand (60 hari) 
  • Singapura & Malaysia (30 hari)
  • Peru (hingga 180 hari) 
  • Brasil, Chile, Kolombia 
  • Maroko & Tunisia 
  • Asia Tenggara, Amerika Selatan, Karibia, hingga sebagian Afrika menjadi wilayah paling ramah bagi paspor Indonesia.

Visa on Arrival & eTA: Tetap Praktis

Tak hanya bebas visa, 43 negara lain menyediakan visa on arrival, termasuk Maladewa, India, Nepal, Rusia, Qatar, dan Sri Lanka. Prosesnya relatif cepat dan bisa diurus saat tiba di bandara.

Sementara itu, lima negara menerapkan eTA, termasuk:

  • Jepang (15 hari – waiver)
  • Kenya
  • Seychelles
  • Saint Kitts & Nevis

Skema ini memungkinkan wisatawan mendaftar secara online sebelum keberangkatan, praktis dan efisien.

Posisi Indonesia di Peta Dunia

Meski akses perjalanan WNI terus membaik, secara global paspor Indonesia masih tertinggal dibanding negara Asia lainnya.

Singapura kembali dinobatkan sebagai paspor terkuat di dunia dengan akses ke 193 negara bebas visa, disusul Korea Selatan dan Jepang.

Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia masuk 10 besar dunia, sementara Indonesia masih berada di papan tengah. Namun, tren perbaikannya konsisten, dan itu kabar baik.

Bagi perempuan modern yang mencintai pengalaman, 2026 adalah waktu yang tepat untuk menjelajah lebih jauh.

Dengan semakin banyak negara bebas visa, traveling kini bukan lagi soal birokrasi, tapi soal memilih destinasi dan menyiapkan itinerary terbaik.

Karena dunia terasa lebih dekat, dan paspor Indonesia, perlahan tapi pasti, ikut membuka jalan.

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar