RE by LOKALMADE

RE by LOKALMADE Hadir di PIK Avenue, Angkat Lebih dari 50 Brand Lokal dengan Konsep Lifestyle Market Premium

Hernowo Anggie
3 Min Read
RE by LOKALMADE

CosmoMagazine – Setelah sukses menghadirkan berbagai event bazaar yang menjadi ruang bertumbuh bagi UMKM Indonesia, Byte Project kembali menggelar RE by LOKALMADE, sebuah curated lifestyle market yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Main Atrium PIK Avenue, Jakarta.

Menghadirkan lebih dari 50 brand lokal dari kategori fashion, accessories, beauty, lifestyle, hingga food & beverage, RE menjadi destinasi bagi masyarakat untuk menemukan produk-produk lokal berkualitas sekaligus mendukung pertumbuhan industri kreatif Tanah Air.

RE merupakan seri ketiga dari rangkaian event LOKALMADE yang diinisiasi Byte Project. Mengusung tema “RE”, acara ini mengajak masyarakat untuk melihat kembali bagaimana brand lokal Indonesia terus berevolusi melalui kualitas, kreativitas, serta identitas yang mampu bersaing di industri fashion dan lifestyle yang semakin kompetitif.

Tak sekadar menjadi bazaar, RE dirancang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku industri kreatif, pemilik brand, content creator, fashion enthusiast, hingga masyarakat umum dalam pengalaman berbelanja yang lebih inspiratif dan berkelas.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Byte Project menggandeng fashion stylist sekaligus creative director Indonesia, Aquinaldo Adrian, untuk menghadirkan konsep event yang lebih premium. Kolaborasi ini bertujuan memberikan pengalaman offline yang mampu meningkatkan eksposur brand-brand lokal sekaligus mengangkat citra industri fashion Indonesia.

Founder Byte Project, Theo Derick, mengatakan bahwa RE merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan UMKM melalui platform yang memberikan nilai tambah, baik bagi tenant maupun pengunjung.

“Di Byte Project kami percaya bahwa sebuah bazaar tidak lagi hanya menjadi tempat untuk berjualan. Hari ini, event harus mampu menjadi platform yang membantu brand membangun awareness, memperkenalkan identitasnya, memperluas jaringan bisnis, hingga menciptakan pengalaman yang berkesan bagi pengunjung. Melalui RE, kami ingin menunjukkan bahwa brand lokal Indonesia memiliki kualitas yang mampu berdiri sejajar dengan brand internasional ketika diberikan panggung yang tepat,” ujar Theo.

Sementara itu, Aquinaldo Adrian menilai tema RE lahir dari keinginan untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap produk lokal.

“Brand lokal Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Banyak yang memiliki desain, craftsmanship, dan kualitas yang luar biasa, namun belum semuanya mendapatkan eksposur yang sepadan. Melalui RE, kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat kembali bahwa local brand bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan utama yang memiliki karakter, cerita, dan kualitas yang patut diapresiasi,” sambung dia.

RE by LOKALMADE menghadirkan lebih dari 50 tenant pilihan dari berbagai kategori, seperti WN White Noise, Lakon Indonesia, GINGERBALI, Choo Piercing, Balvein, Aura Active, Club of Five, Djoe & Co, DACH Couture, Kebaya Widuri, Cendana Batik by Angelina, Hair Secret Story, Muun Studios, Tomato Cheeks, WSCO, Kyomi Matcha, BAOBAOBAO, Jade Matcha, Blau Coffee, Arteasan Matcha, Chocoberry, serta puluhan brand fashion, beauty, lifestyle, dan kuliner lainnya.

Share This Article
Tidak ada komentar