Cosmo Magazine – Bulan purnama musim gugur selalu menghadirkan nuansa hangat, dan di budaya Tionghoa, momen ini dikenal sebagai Mid-Autumn Festival atau Festival Pertengahan Musim Gugur.
Lebih dari sekadar perayaan, festival ini menjadi simbol kebersamaan, keharmonisan, dan rasa syukur, saat keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta berkumpul menikmati waktu bersama.
Tak lengkap rasanya tanpa mooncake, kue bulat manis yang menjadi lambang doa dan kasih sayang.
Bentuk bulatnya melambangkan kesempurnaan dan persatuan, sedangkan isian manisnya menjadi pengingat bahwa hidup terasa lebih manis ketika dinikmati bersama orang tersayang.
Tahun ini, Grand City Restaurant – Sunlake Waterfront Resort & Convention menghadirkan koleksi mooncake istimewa yang dibuat dengan bahan berkualitas tinggi, diimpor langsung dari Hong Kong. Setiap kue diproses dengan teliti untuk menghadirkan rasa yang otentik dan memanjakan lidah.
Pilihan rasa yang ditawarkan pun beragam, mulai dari pasta teratai putih dan merah klasik dengan telur asin, hingga kombinasi kacang almond, wijen, kwaci, dan kacang tanah.
Ada juga varian pandan dengan snow skin lembut, menghadirkan sensasi segar sekaligus elegan. Setiap kotak mooncake dikemas dengan desain premium, menjadikannya pilihan hadiah sempurna untuk keluarga, teman, rekan kerja, maupun relasi bisnis.
Katarina Jessicca, Marketing Communication Manager Sunlake Waterfront Resort & Convention, menambahkan, “Bagi kami, mooncake bukan sekadar hidangan manis, melainkan simbol kebersamaan. Kami berharap setiap mooncake bisa menjadi bagian dari momen istimewa para tamu, membawa kebahagiaan, dan mempererat hubungan dengan orang-orang tercinta.”
Bayangkan momen hangat berkumpul di bawah sinar bulan purnama, berbagi tawa, cerita, dan sepotong mooncake manis—itulah esensi Mid-Autumn Festival.
Dengan Grand City Restaurant, setiap mooncake lebih dari sekadar kue; ia adalah tradisi, doa, dan cinta yang dibagikan dari hati ke hati.
