CosmoMagazine – The Apurva Kempinski Bali menyelenggarakan Powerful Indonesia
Festival 2026, sebuah persembahan istimewa sebagai penghormatan akan warisan budaya dan keberagaman bangsa, atas kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Digelar sebagai bagian dari brand campaign tahunan yang telah berlangsung bertajuk Powerful Indonesia: Spice Route Legacy, festival ini adalah bagian dari upaya resor untuk menghormati warisan maritim Nusantara yang luar biasa, sebuah kisah lampau yang menceritakan perdagangan cengkeh, pala, dan komoditas berharga lainnya.
Selama berabad-abad, lautan Nusantara telah menghubungkan kerajaan, komunitas,
dan peradaban yang jauh, menciptakan jalur tempat manusia, gagasan, kepercayaan, pengetahuan, keterampilan, dan budaya yang terus bergerak dan berkembang.
Kampanye ini mengeksplorasi warisan yang lebih luas tersebut, mengenang laut bukan sekadar sebagai jalur perdagangan, melainkan sebagai kekuatan besar yang membentuk identitas Indonesia dan posisinya di dunia. Melalui seni, gastronomi, kerajinan tangan, konservasi, dan pertemuan budaya, Spice Route Legacy menghadirkan warisan maritim yang hidup ini ke dalam pengalaman kontemporer.
Program dua hari ini diselenggarakan untuk menghormati 81 tahun kemerdekaan Indonesia melalui pengalaman yang menyatukan warisan budaya, ekspresi kontemporer, dan ekonomi kreatif bangsa.
Berlangsung pada 16–17 Agustus 2026 di Candi Ballroom, festival ini menghadirkan pasar kreatif yang meriah, pameran seni, diskusi dan demonstrasi langsung bersama para pengrajin, serta pertunjukan musik, mengundang para tamu untuk menjelajahi, terlibat, dan merayakan karya terbaik dari para pengrajin, seniman, dan gagasan di Nusantara.
Powerful Indonesia Festival 2026 menghadirkan beragam diskusi dan pameran menarik. Program unggulan mencakup diskusi lingkungan bersama Biorock Indonesia, organisasi nirlaba yang mempromosikan restorasi terumbu karang dan konservasi laut berbasis komunitas di seluruh Indonesia.
Sesi ini menyoroti karya perintis mereka di Pemuteran, Bali Utara, tempat Biorock
telah membantu memulihkan ekosistem laut sekaligus mendukung masyarakat setempat dan mengubah desa pesisir tersebut menjadi model pariwisata berkelanjutan dan konservasi yang diakui secara luas.
Seniman kontemporer Bali, Putu “PW” Winata, akan menampilkan diskusi dan pameran
seri lukisan Biorock miliknya, sebagai penghormatan bagi mendiang I Gusti Agung Prana dan warisan laut Indonesia, sementara Black Hand Gang Studio, studio cetak grafis komersial pelopor di Indonesia, akan menggelar demonstrasi langsung yang mengeksplorasi kerajinan cetak grafis kontemporer.
Menampilkan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia, Powerful Indonesia Festival 2026 menghadirkan jajaran seniman pertunjukan yang menarik, dibuka dengan upacara khusus bersama Pancer Langit, kolektif musik asal Bali yang memadukan alat musik dan tradisi vokal tradisional ke dalam komposisi kontemporer, serta Nada 1928, ansambel yang berdedikasi untuk melestarikan warisan musik Indonesia melalui interpretasi kontemporer.
Panggung ini juga menghadirkan Nyonya Ayu, dengan suara hangatnya yang memadukan pop Indonesia vintage, jazz klasik, dan pengaruh keroncong, bersama sesi DJ yang dinamis dari DJ Halim Ardie, DJ Masayu, DJ Rika Yuniorika, dan DJ Nicodemus, masing-masing membawa energi tersendiri ke suasana festival selama dua hari berlangsung.
