Pemesanan Kereta Api Tidak Bisa Diakses? Ternyata, Ini Sebabnya!

Dengan semua persiapan ini, mudik Lebaran tahun ini dijanjikan lebih lancar, aman, dan nyaman, baik bagi penumpang kereta api.

Hernowo Anggie
3 Min Read

Cosmo Magazine – Menghadapi Lebaran 2026 yang semakin dekat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kenyamanan perjalanan mudik bagi para penumpang.

Salah satu langkah penting yang diambil adalah pembaruan sistem pemesanan tiket yang akan dilaksanakan pada 21 Januari 2026, tepat dengan diterbitkannya artikel ini, sekitar pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Pembenahan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan transaksi yang terjadi selama musim mudik Lebaran.

KAI akan melakukan migrasi dan penguatan kapasitas pada Rail Ticketing System (RTS), yang mencakup seluruh kanal pemesanan, baik melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun mitra penjualan lainnya.

Dengan pembaruan ini, sistem akan lebih modern dan lebih responsif terhadap lonjakan pemesanan, memungkinkan para penumpang untuk memesan tiket dengan lebih lancar dan tanpa gangguan teknis.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses pemesanan tiket, mulai dari aplikasi hingga mitra penjualan lainnya, dapat beroperasi dengan kapasitas yang lebih dinamis dan real-time, terutama saat periode pemesanan tiket mudik Lebaran,” ujar Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI melalui keterangan tertulis yang diterima Cosmo Magazine.

Apa yang Perlu Diketahui Penumpang?

Selama empat jam migrasi sistem, layanan pemesanan, pembayaran, dan pembatalan tiket secara online tidak akan dapat diakses. Namun, aktivitas perjalanan kereta api yang sudah terjadwal akan tetap berjalan normal.

Bagi para penumpang yang membutuhkan tiket secara mendadak atau dalam keadaan darurat, pelayanan akan dialihkan ke loket stasiun secara manual. Selain itu, untuk memastikan proses boarding berjalan lancar selama migrasi, para penumpang disarankan untuk menyimpan screenshot tiket atau kode booking dari aplikasi atau email.

“Kami memilih waktu migrasi dini hari dengan pertimbangan trafik transaksi yang rendah, sehingga dampaknya terhadap penumpang bisa diminimalisir,” tambahnya.

KAI jmenegaskan bahwa seluruh data pelanggan dan riwayat transaksi tetap aman selama proses migrasi berlangsung. Sebelum pembaruan sistem dimulai, KAI telah melakukan pengujian dan perencanaan matang untuk memastikan bahwa sistem dapat kembali beroperasi dengan lancar tepat pukul 04.00 WIB.

Dengan semua persiapan ini, diharapkan mudik Lebaran tahun ini dijanjikan lebih lancar, aman, dan nyaman, baik bagi penumpang kereta api. Jadi, pastikan untuk memanfaatkan kemudahan yang ada dan rencanakan perjalananmu dengan lebih matang!

Share This Article
Tidak ada komentar