Waisak 2026 di Borobudur: Festival Lampion yang Bisa Jadi Pengalaman Spiritual Paling Cantik Tahun Ini

Kalau ada satu pengalaman travel yang wajib masuk wishlist 2026, Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur mungkin layak ada di urutan atas.

Hernowo Anggie
3 Min Read

Cosmo Magazine – Kalau ada satu pengalaman travel yang wajib masuk wishlist 2026, Festival Lampion Waisak di Candi Borobudur mungkin layak ada di urutan atas.

Bayangkan malam hangat di Magelang, ribuan lampion perlahan naik ke langit gelap, suasana hening bercampur harapan, sementara siluet candi berusia ratusan tahun berdiri megah di depan mata. Ya, ini bukan sekadar liburan biasa. Ini cinematic experience versi dunia nyata.

Perayaan Waisak 2026 akan berlangsung pada 28–31 Mei, dengan puncak acara Festival Lampion digelar 31 Mei 2026. Tahun ini, panitia menargetkan sekitar 2.000 lampion diterbangkan dalam satu malam, angka yang cukup untuk membuat feed Instagram, camera roll, dan mungkin hati kamu penuh sekaligus.

Bukan tanpa alasan acara ini selalu jadi incaran traveler. Festival lampion di Borobudur punya kombinasi langka, yakni spiritual, romantis, estetik, sekaligus intimate. Satu menit kamu sibuk mengambil foto golden hour dengan outfit linen favorit, menit berikutnya malah mendadak refleksi hidup sambil menulis harapan di wishing card. Dramatis? Sedikit. Tapi memang se-magical itu.

Tiket reguler festival dibanderol sekitar Rp550 ribu dan sudah termasuk akses kawasan candi, lampion bersama, serta wishing card. Kalau ingin pengalaman lebih eksklusif dengan view terbaik, tersedia juga tiket VIP seharga Rp2 juta.

Mahal? Ya. Tapi dibanding impulsive shopping tengah malam yang ujungnya cuma jadi penghuni lemari, pengalaman seperti ini setidaknya memberi cerita buat dikenang bertahun-tahun. Sadis memang kenyataannya.

Yang membuat Waisak di Candi Borobudur terasa spesial adalah atmosfernya. Di tengah dunia yang makin berisik, festival ini justru menawarkan ketenangan. Ada ribuan orang hadir, tapi suasananya tetap terasa personal. Tidak heran jika perayaan ini berkembang menjadi salah satu destinasi spiritual tourism paling ikonik di Asia Tenggara.

Dan tentu saja, Borobudur selalu berhasil memberi alasan untuk datang lagi. Pagi hari bisa diisi staycation di resort dengan view perbukitan Magelang, siang berburu kopi dan hidden gem lokal, lalu malam ditutup dengan lautan lampion di langit Jawa Tengah. Travel goals yang benar-benar punya soul.

Jadi, kalau 2026 kamu ingin lebih banyak healing, lebih banyak perjalanan bermakna, dan lebih sedikit drama chat “kamu berubah ya”, mungkin jawabannya memang bukan mantan baru. Mungkin jawabannya adalah satu malam tenang di bawah langit Borobudur.

Share This Article
Tidak ada komentar